Posts

Showing posts from 2012

how to stay sane (Repost from September 2012)

we all not need to be lectured, our ego says. apart from this little fact that we're tired of being told, or being faced to facts we're not ready to see. I, for one, still have to get up early and make lecture right at 7 in the morning. get home before noon, catching up from absorbing tremendous amount of facts that has been delivered nonstop from a week ago. the air is still for adjustments, re-adapting to new culture and environment. Big city is not an easy place to live and fit in, and I think, as a former exchange student, I know rather well, what it takes to make that adaptation work. This time, I had to make that hard decision, what kind of circle I have to pick. what kind of people I need to avoid. I dont need a professor degree to point out that somehow human does have that wall that makes us separate from one another. but can I make my heart and go for what decision I need to make? and I know this time I'd be better hurry. caught a disease, not another grea...

Tentang kami (post-oskm thoughts)

Di tulis tahun 2012, as a freshman yang lelah hatinya di perintah menuliskan misi hidup dalam 15 menit oleh kakak taplok. Tongak sejarah itu di mulai di kampus. Idelologi pun bersemai semasa pembelajaran dan berproses di kampus. Siapa yang bisa dengan nyenyak tertidur setelah seharian di konfrontasi dengan persoalan bangsa yang memang pada kenyataanya masih menumpuk. Siapa yang bisa berleha leha setelah di kritisi dengan kalimat, “pantaslah kalian menjadi mahasiswa?” Bahkan masih jelas terngiang dan menjadi mimpi buruk yang redundan, sebuah kalimat: apakah pantas saya? Jika dapat, saya juga ingin ikut menyuarakan apa yang mungkin banyak pemuda seumur saya pikirkan, dan memang selayaknyalah kami berpikir. Tentang diri kami sendiri, Siapakah yang tidak pernah merasa lemah seakan ruas ruas rusuk tak sanggup menopang beratnya beban yang kehidupan bawa dalam hembusan  hembusan dingin. Siapakah yang tidak merasa gundah, sebagai anak muda, ketika keunikan kita di rampas, ...

my attempt to memanusiakan perasaan

  Di tulis tahun 2011, sebagai anak SMA yang lagi takut hatinya menghadapi ujian nasional dan SNMPTN. "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah" Pramoedya Ananta Toer     Menulis, selain meninggalkan jejak informasi juga merupakan sarana kita memanusiakan pemikiran pemikiran kita. Karena pada dasarnya pikiran kitalah yang menciptakan persepsi kita tentang hidup. sebegitunya eratnya hubungan antara mereka (pikiran-realita kehidupan), seorang psikolog, Sigmund Freund mengatakan bahwa kita bisa menyembuhkan berbagai penyakit hanya dengan kekuatan pengaruh mental saja. Kita pun tak akan pernah benar benar bernafas kecuali sampai suatu ketika, kita dapat memahami pemikiran pemikiran kita sendiri, apa adanya. salah satu upaya saya mencapai itu adalah dengan menulis, selain juga mengamati interaksi sosial yang saya lakukan bersama teman, dan pikiran pikiran yang muncul dalam keseharian saya. ...

Choice - Old post when I was only 19 :'

Hidup adalah serangkain keputusan yang kita ambil. keputusan yang merangkai paragraf demi pragraf cerita kehidupan yang kita buat sendiri, dengan kita sebagai karakter utamanya. Bulan lalu, saya semakin menjadi tua saja, kini saya berusia 19 tahun 1 bulan kurang. Sebelumnya umur hanya seperti serangkaian angka, tapi nyatanya sama seperti berat badan, ketika angkanya membesar ternyata berbuah kegalauan juga. Di umur yang semakin renta ini, threshold sebelum tahun depan saya bisa di bilang berkepala dua, dan sudah hidup kurang lebih 2 dekade, (I have a goosebumbs just by imagining) tentu banyak yang telah saya peroleh. Namun seperti layaknya setiap kegalauan yang membawa kita termenung, tuanya saya justru membuat saya takut. takut untuk jadi dewasa, takut meninggalkan masa remaja yang penuh rasa menyenagkan dan pragmatisme. apa saya siap? siap untuk melepas atribut atribut keremajaan dan beranjak dewasa? atau selamanya saya terjebak di batas realita, yah sama saja seperti keengg...

Life and its complications arent so complicated after all (Post from March 2012)

Image
How many of you think you have already got everything figured out? that is, you dont need to learn anything else, because you've learned everything there is to know. how many of you who thought of it, got yourself caught in difficult situation that force yourself to succumb to the fact that life still has too many to offer? It's damn right that life is unpredictable. What could be your most useful skill today could turn out to be things that hold your back from progress.  We will never, on the other hand, learn anything to do to fix this if we failed to open up our mind, and let our cups to remain all empty-or half empty at least. and there is going to be times that woke us up from our long beautiful dream just to found ourselves got caught in the middle of uncomfortable situation, let just say, in a middle of a fire. yeah we usually realized just at the wrong time-when it's too late. but that still better than those who didnt even realize that they are going throug...